Haru dan Tangis, Pertemuan Wali dengan Buah Hati


 

Brabo, Kristalmedia.net — Haru dan tangis mewarnai pertemuan wali siswa dengan putra-putri mereka dalam rangkaian kegiatan Istighosah dan Ta'aruf Wali Siswa Kelas X MA Tajul Ulum. Kegiatan tersebut digelar di halaman MA Tajul Ulum, Ahad (16/8/2026) pagi.

Kegiatan Ta'aruf dilaksanakan untuk memberikan gambaran kepada wali siswa mengenai program pendidikan, tata tertib, serta lingkungan sekolah yang akan menjadi tempat putra-putri mereka menuntut ilmu selama tiga tahun ke depan.

Usai mengikuti rangkaian Istighosah dan Ta'aruf, para wali siswa kemudian diperbolehkan menemui buah hati mereka yang berada di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin. Pertemuan tersebut menjadi momen yang dinantikan setelah siswa dan orang tua berpisah selama 46 hari.

Tangis haru pun pecah di halaman pondok pesantren. Sebagian wali memeluk putra mereka dengan erat, sebagian menyampaikan sapaan hangat, sementara yang lain mengungkapkan kebahagiaan melalui senyum dan tatapan penuh kasih.

Bagi orang tua, waktu 46 hari terasa begitu panjang ketika harus berpisah dengan anak yang telah dibesarkan sejak kecil. Begitu pula bagi para siswa. Meski telah meneguhkan hati untuk menuntut ilmu dan menjalani kehidupan di pesantren, kerinduan kepada orang tua tetap hadir di dalam hati.

“Aku senang sekali dapat melepaskan segala rindu yang telah kutahan dalam hati selama ini,” ucap Mikail Ryadien Sapandiya, siswa kelas X.

Hal serupa disampaikan oleh Bapak Zuhdi, salah seorang wali siswa kelas X. “Saya sangat bahagia sekaligus haru karena dapat bertemu kembali dengan putra saya,” ujarnya.

Pertemuan tersebut berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Batas waktu itu bukan semata untuk membatasi kebahagiaan antara orang tua dan anak, melainkan menjadi bagian dari proses pendidikan bagi para siswa.

Sebab, setiap pertemuan pada akhirnya akan diiringi perpisahan. Dari perpisahan itulah para siswa kembali belajar meneguhkan hati, menguatkan iman, serta melanjutkan langkah dalam menuntut ilmu di jalan yang terang dan penuh keberkahan.


Reporter : Muhammad Alvin Masykur


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.